Guru honorer K2 dan non K2 masih banyak jumlahnya, terutama di sekolah negeri baik jenjang SD, SMP hingga SMA. Baik yang masih muda maupun yang sudah berusia kepala 5. Juga yang baru mengabdi belasan bahkan yang sudah puluhan tahun. Untuk mengatasi permasalahan yang yang timbul dan demi mewujudkan "kesejahtearaan" yang merata, tahun 2021 pemerintah kembali menggelar rekrutmen PPPK guru dan non guru.
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah bentuk rekrutmen untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditujukan bagi seluruh WNI yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada tahun ini membuka seleksi untuk PPPK guru. Formasi seleksi guru honorer PPPK 2021 sendiri mencapai 1 juta yang didasarkan dari data Dapodik 2020. Rekrutmen guru honorer 2021 terbuka untuk guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.
Untuk dapat mengikuti seleksi, silakan simak syarat mengikuti seleksi PPPK tahun 2021 berikut ini.
Berbagai upaya dilakukan oleh peserta PPPK guru 2021 untuk meraih nilai terbaik pada tes kompetensi yang akan dilaksanakan bulan September mendatang. Mulai belajar kelompok bersama rekan guru, belajar melalui channel youtube, hingga ikut bimbel yang menjamur di instagram maupun telegram.
PGRI sebagai salah satu organisasi profesi yang juga menaungi guru honorer, ikut ambil bagian untuk memfasilitasi demi sukses dan berhasilnya para guru honorer dalam meraih mimpi.
Sebagai wujud kepedulian terhadap guru honorer, PGRI cabang Demak melaksanakan kegiatan bertajuk "Pembekalan Peserta Tes PPPK Secara Virtual Bagi Guru SD/MI Kabupaten Demak". Sekadar informasi, tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Demak membuka formasi PPPK guru sebanyak 1.979 dan dapat didownload di sini.
Acara ini berlangsung selama 3 hari, dimulai hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 hingga Sabtu 28 Agustus 2021. Acara pembukaan secara virtual melalui aplikasi zoommeeting dihadiri langsung oleh Mantan bupati Demak sekaligus ketua umum PGRI kabupaten Demak bapak H. M. Natsir. Tepat pukul 09.00, acara dibuka secara simbolis oleh plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak bapak Hadi Waluyo, S.H, M.Pd.
Antusiasme peserta mengikuti kegiatan
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembekalan materi oleh mentor. Materi yang disampaikan, nantinya akan diujikan pada seleksi tes kompetensi. Mulai kompetensi teknis, manajerial, sosiokultural hingga wawancara.
Peserta dari tiap-tiap titik lokasi sangat antusias mengikuti jalannya acara. Meskipun acara berlangsung hingga sore hari, tak nampak sedikitpun rasa lelah pada wajah peserta. Ada harapan besar dalam diri mereka setelah mengikuti acara tersebut. Rasa optimis melawan ketakutan diri sendiri serta ingin memperoleh nilai di atas passing grade untuk menjemput keseuksesan demi sebuah kesejahteraan.




PPPK semoga jadi solusi untuk para honorer meraih impiannya 💪
BalasHapusSemangat dan sukses untuk yang mengikuti PPPK. Optimis bisa.
BalasHapusSemoga niat pemerintah mengatasi permasalahan guru honor terealisasi dg PPPK, sesuai janji..
BalasHapusSemoga seluruh tenaga honorer dapat lulus seleksi.
BalasHapusSudah sewajarnya kalangan guru kita lebih dihargai dari segi kesejahteraannya. Pemerintah mestinya lebih memperhatikan hal ini, karena guru adalah bagian dari pendidik bangsa.
BalasHapusSemoga semua dilancarkan dan sukses dalam PPPK
BalasHapussemoga mereka memperoleh hasil yang diinginkan. Aamin
BalasHapus